coretan mama ahes di malam hari
Pakistan, 14-July-2022 20:33
Iseng coret2 karena selain hobi dari waktu gue SMP sampai udah jadi emak2 anak 1. Hehe. Dari dulu suka aja mencurahkan isi hati dan kepala gue di buku. But sekarang karena dunia udah semakin maju dan teknologi semakin canggih jadi ya selalu coret2 di word. Believe me sebenarnya coret2 dibuku lebih enak dari pada di word karena apa yang mau gue curahkan bisa sekalian gue pakein gambar2 yang ada di kepala gue. Anyway gue mau coret2 tentang flashback jaman gue ketemu suami gue. Gimana kita sampai bisa nikah padahal its not my dream can married him. Because he is from Pakistan. which is so far from my country. But gue selalu mensyukuri takdir gue. Karena gue married him gue dapat mertua dan keluarga besar yang baru dan super baik and more important is so welcome to me. Gak tau kenapa gue hampir putus asa dengan orang tua laki-laki di indonesia. Mostly para mertua asli indonesia kebanyakan ribet dengan kata2 menantu or calon menantu perempuan. Gue gak judge siapapun but gue pernah mengalami sekali dengan hal itu cuma karena alasan sepele. “PENDEK”. Yes I am short woman but not very. Because there are so much short women than me. Gue rasa wanita indonesia ya normal2 aja kali sependek gue. Bahkan ada yang lebih pendek dari gue. Tinggi gue 155 cm. But I dont know that reason so freak to me. And u know si mantan gue ternyata istrinya juga pendek which is mantan calon mertua gue dapat menantu yang pendek. (Gue bahas tentang ini karena pembukaan cerita aja ya. Please dont judge me gue belum move on. U know gue udah jauh move on sejak pertama kali gue fallin love ke suami gue yang paling ganteng sejagad raya. Gue blessed banget ditakdirkan hidup sama dia. But manusiawi banget lah ya kalau kita punya rasa sakit hati ke orang lain).
Anyway balik ke topik pertama kali gue dating sama suami gue. Waktu itu th. 2016. gue bolang ke malaysia dan pas banget dia kerja di malaysia. Dia punya usaha bakery. Which is dia buat macam roti2 arab. Dan entah kenapa dari awal gue ketemu dia hati gue udah jedag jedug. Padahal banyak bule2 yang lebih ganteng dan kaya dari dia tapi Cuma dia aja yang bikin hati gue melted pas gue ketemu dia.
And u know pada saat itu gue sama sekali belum berani cerita sama mamah gue soal gue laki deket sama laki2 bule. Sampai sebulan baru gue berani buka suara soal gue punya gebetan ini ke mamah. Reaksi mamah pada saat itu suka gak suka karena ya kita sekeluarga belum pernah ada yang mengalami hal begini. Jatuh cinta sama orang yang jauh banget. Dan akhirnya alm. Paman gue (adeknya mamah) ngasih gue saran.
“Tia, kalau kamu mau tau seberapa jatuh cinta laki2 ke kamu dan dia serius atau gak, sok kamu bilang ke dia kamu lagi butuh uang. Terserah kamu untuk alasan apa. Bilang karena lebaran kek atau apapun itu.” Itu yang paman gue saranin.
(Disitu alm. Paman gue gak ngajarin gue matre ya but karena posisi gue yang lagi deket sama bule dengan cara itu bisa tau dia Cuma mau mainin gue atau serius sama gue).
And gue lakuin jurus paman gue itu. Kebetulan waktu itu bulan puasa dan mau lebaran. Jadilah gue punya alasan untuk lebaran. Dan tebak suami gue ngasih atau gak?
Jawabannya:
“YA IYALAH DI KASIH”. NOMINALNYA 350 MALAYSIA RINGGIT. Setara dengan kurang lebih satu jutaan. And I appreciated it. Dan gue laporan dong ke paman gue. Dan paman gue bilang insya Allah dia aman. Dan gue saat itu tambah yakin dengan suami gue. Kalian bayangin aja jaman sekarang siapa yang masih percaya ngasih uang Cuma2 ke orang lain sebelum ada status kalau gak ada apa2nya. Apalagi doi bule kan ya. Hehehe
Dan setelah gue resmi jadi kekasih hati suami gue, dia pun lebih jor2an ke gue. Pernah gue di kasih 15000 Ringgit. Setara dengan kurang lebih 50 juta.
Ah syudahlah the point is suami gue ya memang suami idaman gue. Bertanggung jawab, pekerja keras, tipe sayang istri dan anak. And yang paling penting he is super duper hot and sensual for me. Dia selalu bisikin di telinga gue gini “everyday I just want spend time with u in our bed. U are the only one hot wife I have in this world.” dan gue selalu merinding kalau dibisikin kata2 itu.Apalagi bewoknya. Setiap hari selalu bertambah rasa cinta gue. Selalu gue berdoa untuk suami dan anak gue supaya panjang umur. Karena gue bahagia mereka ada di dunia gue.
Ps: “ bagi yang baca jangan dibayangin guys. Boleh dibayangin tapi sama suami atau istri kalian ya hehehe”
TO BE CONTINUE CORET2 PART 2
Komentar
Posting Komentar